Senin, 23 Januari 2012

Review Manusia Setengah Salmon

                Dear readers, akhirnya gue selesai juga niih baca buku bang Radith yang judulnya ‘Manusia Setengah Salmon’. Setelah dapat pinjaman buku dari teman sekelas gue (yaa,, emang . lagi-lagi gue pinjam buku, wkwk). Emang sih nggak modal banget yah gue, tapi emang lagi nggak ada uang lebih untuk beli itu buku L jadi di maklumi aja yahh , hehe. Makasi buat temen sekelas gue (achmad ramdoni) yang udah mau pinjamni gue buku.nya . hehe. Udah lama sih gue selesai baca dan ngebuat rangkuman ini (ciyeh rangkuman,,emang tugas sekolah??) Cuma , karna terlalu sibuk sama urusan sekolah dan lainlain, baru ini deh sempat posting di blog (sok sibuk ya? Haha)
            Beberapa kata-kata bang Radith yang gue rangkum. Tujuannya sih buat ingat-ingat kata-katanya yang menurut gue kocak aja. Soalnya gue orangnya pelupa (yahh,,sekalian promosi..kali aja ada yang baca blog gue , trus penasaran , en ngebeli buku bang Radith ini, kan lumayan . hahaha). Dari kata-kata yang kocak , agak serius , dan yang sangat-sangat serius dengan banyak makna ..
Now, that’s the word ..
  • Kamu tidak selalu bisa mendapatkan apa yang kamu mau, tapi jika kamu mencoba, mungkin kamu bisa dapat apa yang kamu butuh.
  • Ini sesungguhnya tujuan dari PDKT : agar kita bisa mmbedakan antara orang yang kita mau dan orang yang kita butuhkan
  • Semakin unik kita, maka kesempatan diperhatikan oranglain semakin besar
  • Bagi kaum jomblo, ingat : tidak ada yang namanya malam minggu, adanya sabtu malam
  • ‘pindah’ menjadi dewasa berarti siap menghadapi rasa sakit dan melihat hal-hal yang menyakitkan itu sendiri
  • Seperti lazimnya orang masih terjebak didalam masa lalu, orang yang lebih baru pasti kalah dari mantan pacar kita yang sudah lama itu.
  • Karena perjuangan untuk pindah adalah perjuangan untuk melupakan
  • Waktu mungkin obat yang paling baik untuk semua luka
  • Karena orang terbaik buat kita itu seperti rumah yang sempurna. Sesuatu yang bisa melindungi kita dari gelap, hujan, dan menawarkan kenyamanan
  • Tidak banyak reaksi yang di berikan oleh seorang cowok ketika sedang diputusin oleh pacarnya
  • Di kehidupan nyata, pada umumnya ketika cowok diputusin sama ceweknya dia pasti akan setengah mati berusaha untuk nggak nangis . Si cowok akan sedapat mungkin staycool, supaya nggak kelihatan cemen. Harga diri lebih penting daripada sakit hati
  • Putus cinta seperti di sengat lebah . Awalnya tidak terlalu berasa, tapi lama-kelamaan bengkak nya mulai terlihat
  • Dan, ketika sesuatu sudah mulai sempit dan tidak nyaman, saat itulah seseorang harus pindah ke tempat yang lebih luas dan dirasa (cocok) untuk dirinya
  • Ada perasaan yang sama antara sehabis putus dengan pindah rumah. Keduanya sama-sama harus meninggalkan sesuatu yang akrab dengan diri kita
  • Putus cinta sejatinya adalah sebuah kepindahan. Bagaimana kita pindah dari satu hati ke hati lain. Kadang kita rela untuk pindah. Kadang kita dipaksa untuk pindah oleh orang yang kita saying. Kadang bahkan kita yang memaksa orang tersebut untuk pindah. Ujung-ujungnya sama : kita harus bisa maju, meninggalkan apa yang sudah menjadi ruang kosong.
  • Seorang anak bernyanyi, ‘Ambilkan bulan bu…. Ambilkan bulan bu…’. Sesungguhnya sangat merepotkan ibunya
  • Supaya anak saya menjadi pemberani, maka saya akan mengambil boneka Barbie nya dan menukarkannya dengan jenglot
  • Tidak semua makanan yang kita anggap enak, dianggap enak oleh oranglain. Begitu sebaliknya.
  • Setiap orang punya makanan yang mereka suka atau tidak sukai sendiri
  • Kadang-kadang, emang terlalu baik juga enggak baik.
  • Kalau mau di pikir-pikir terkadang terlalu baik bisa membuat pacar kita takut. Kadang, kalau cuek juga bikin dia marah. Masing-masing cowok/cewek punya kebiasaannya sendiri. Salah satu cara untuk meluluhkan cowok/cewek adalah dengan meluluhkan keluarganya. Dan cara untuk meluluhkan keluarga seseorang adalah menerima dan mengikuti kebiasaan mereka.
  • Semakin tua umur kita, semakin juga kita ingin terlihat mandiri dimata orangtua kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar